Promo Wuling JABODETABEK Telp/wa 0895387872008 CASH/CREDIT/TUKAR TAMBAH PROSES CEPAT DATA DIBANTU
Menu
Model
Beranda » Berita Terbaru » Evaporator AC Mobil: Fungsi, Perawatan, dan Kerusakan

Evaporator AC Mobil: Fungsi, Perawatan, dan Kerusakan

Dipublish pada 28 Agustus 2020 | Dilihat sebanyak 225 kali | Kategori: Berita Terbaru

26 Agustus, 2020

Mobil zaman sekarang, peran Air Conditioner (AC) tak bisa dihiraukan begitu saja. AC menjadi fitur wajib yang tersedia di setiap mobil baru. Berfungsi sebagai pendingin di dalam kabin, AC menambah kenyamanan ketika berkendara. Maka tak dipungkiri jika bagian evaporator pada AC mobil juga penting.

Peran AC sangatlah penting sehingga kondisinya pun harus tetap prima demi kenyamanan pengendara dan penumpang sepanjang perjalanan.

Seperti komponen lainnya, AC mobil juga memiliki beberapa bagian yang saling berkaitan satu sama lain. Dengan kata lain, bila salah satu komponen rusak maka akan mengganggu aktivitas komponen lainnya. Salah satunya evaporator tersebut.

Seberapa Penting Evaporator AC Mobil?

Fungsi evaporator ini menjadi penghantar udara dingin yang dibantu oleh hembusan angin dari blower. Evaporator disebut juga dengan cooling unit yang tugasnya mengeluarkan hawa sejuk di dalam kabin mobil.

Sederhananya, evaporator bekerja mirip dengan kulkas. Dalam sistem AC mobil, evaporator berperan sebagai media menampung freon yang sudah berubah bentuk menjadi kabut atau uap dingin.

Bisa dibayangkan kalau evaporator rusak? Anda akan merasakan hawa panas di dalam kabin. Perjalanan yang tadinya bakal mengasyikan pun menjadi runyam. Tingkat emosi pengendara bisa meningkat lantaran merasakan hawa panas di dalam mobil terlebih jika harus melintas di jalanan yang padat.

Selain hawa panas, evaporator yang rusak juga dapat menimbulkan bau apek, bau menyerupai oli, serta hembusan angin dari kisi-kisi sangatlah lemah.

Kenapa Evaporator Bisa Rusak?

Kerusakan evaporator bisa disebabkan oleh beberapa hal. Salah satu penyebabnya adalah freon yang berkurang lantaran bocor. Perlu diketahui freon pada mobil sebenarnya tidak bisa berkurang, kecuali adanya kebocoran pada evaporator.

Kebocoran evaporator ini juga dipicu berbagai hal. Salah satunya adalah sang pemilik mobil jarang melakukan perawatan AC sehingga membuat banyak debu menempel di evaporator. Lama-kelamaan, kotoran yang menempel di evaporator bisa menimbulkan lendir dan bila didiamkan akan mengakibatkan korosi.

Selain itu, tekanan freon yang berlebihan juga dapat membuat evaporator bocor. Penyebab lain dari bocornya evaporator adalah sistem freon tersumbat, tak menggunakan filter kabin, serta usianya yang memang sudah uzur.

Mencegah Kerusakan Evaporator

Kalau Anda sudah mengetahui penyebab kerusakan evaporator tersebut maka Anda bisa melakukan upaya pencegahan. Upaya pencegahan kerusakan evaporator paling mudah adalah merawat AC mobil secara rutin, seperti menjaga kebersihan kabin, menjaga RPM (revolutions per minute) mobil. Perawatan AC bisa dilakukan berbarengan dengan waktu Anda servis berkala di bengkel. Kemudian, penggantian filter blower juga penting diperhatikan agar mencegah kotor dan menimbulkan korosi.

Bagikan

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi.

Komentar Anda* Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Artikel Menarik Lainnya

Evaporator AC Mobil: Fungsi, Perawatan, dan Kerusakan

Dipublish pada 28 Agustus 2020 | Dilihat sebanyak 225 kali | Kategori: Berita Terbaru

26 Agustus, 2020 Mobil zaman sekarang, peran Air Conditioner (AC) tak bisa dihiraukan begitu saja. AC menjadi fitur wajib yang tersedia di setiap mobil baru. Berfungsi sebagai pendingin di dalam kabin, AC menambah kenyamanan ketika berkendara. Maka tak dipungkiri jika... selengkapnya